Perawatan Sewage Treatment Plant (STP): Panduan Lengkap Agar Sistem Optimal dan Taat Regulasi
Perawatan Sewage Treatment Plant (STP) merupakan aspek krusial dalam memastikan sistem pengolahan air limbah domestik berfungsi optimal, stabil, dan sesuai baku mutu lingkungan. Tanpa perawatan yang baik, STP berisiko mengalami penurunan kinerja, timbul bau tidak sedap, peningkatan biaya operasional, hingga pelanggaran regulasi lingkungan.
Baik pada STP gedung perkantoran, apartemen, hotel, rumah sakit, maupun kawasan komersial, perawatan rutin menjadi kunci utama untuk menjaga kualitas efluen dan umur peralatan.
Tujuan Perawatan STP
Perawatan STP dilakukan untuk:
- Menjaga kualitas air olahan sesuai baku mutu
- Memastikan proses biologis berjalan stabil
- Mencegah kerusakan peralatan mekanikal dan elektrikal
- Mengurangi biaya perbaikan besar (breakdown maintenance)
- Memperpanjang umur pakai instalasi STP
Jenis Perawatan Sewage Treatment Plant
Secara umum, perawatan STP dibagi menjadi beberapa kategori berikut:
1. Perawatan Harian
Dilakukan oleh operator STP secara rutin, meliputi:
- Pemeriksaan visual aliran limbah
- Pengecekan root blower, pompa, dan panel listrik
- Pengamatan bau dan warna air
- Pencatatan debit influen dan efluen
Perawatan harian bertujuan mendeteksi masalah sejak dini.
2. Perawatan Mingguan
Perawatan berkala untuk menjaga performa sistem:
- Pembersihan screen dan grease trap
- Pemeriksaan diffuser aerasi
- Pengukuran pH, DO, dan suhu
- Pengecekan level lumpur di tangki sedimentasi
3. Perawatan Bulanan
Fokus pada stabilitas proses biologis dan mekanikal:
- Pengurasan lumpur berlebih
- Pemeriksaan media biofilter (jika ada)
- Kalibrasi alat ukur (pH meter, flow meter)
- Pemeriksaan kabel, kontaktor, dan panel kontrol
4. Perawatan Tahunan
Perawatan menyeluruh untuk mencegah kegagalan sistem:
- Overhaul pompa dan root blower
- Pembersihan tangki STP
- Evaluasi kinerja sistem secara keseluruhan
- Audit kualitas efluen dan efisiensi proses
Komponen STP yang Memerlukan Perawatan Khusus
Beberapa komponen STP memerlukan perhatian lebih:
1. Blower dan Sistem Aerasi
- Pastikan suplai udara mencukupi
- Bersihkan diffuser dari kerak dan lumpur
- Periksa tekanan dan getaran root blower
2. Pompa Air Limbah
- Cek seal, bearing, dan impeller
- Pastikan pompa tidak kavitasi
- Lakukan pelumasan sesuai rekomendasi pabrikan
3. Tangki Biologis
- Jaga keseimbangan mikroorganisme
- Hindari shock loading limbah
- Pantau MLSS dan F/M ratio (jika diperlukan)
4. Unit Filtrasi & Disinfeksi
- Ganti media filter secara berkala
- Pastikan dosis disinfektan tepat
- Cegah penyumbatan pada sistem filtrasi

Masalah Umum Akibat Kurangnya Perawatan STP
Kurangnya perawatan dapat menyebabkan:
- Bau menyengat di sekitar STP
- Efluen keruh dan tidak memenuhi baku mutu
- Matinya mikroba pengolah limbah
- Kerusakan root blower dan pompa
- Sanksi lingkungan dari instansi terkait
Standar Kualitas Air Olahan STP
Hasil olahan STP wajib memenuhi baku mutu air limbah domestik, antara lain:
- pH: 6–9
- BOD: ≤ 30 mg/L
- COD: ≤ 100 mg/L
- TSS: ≤ 30 mg/L
- Amonia: ≤ 10 mg/L
Parameter ini harus diuji secara berkala oleh laboratorium terakreditasi.
Regulasi Terkait Perawatan STP
Pengelolaan dan perawatan STP mengacu pada:
- PermenLHK No. 68 Tahun 2016 tentang baku mutu air limbah domestik
- PP No. 22 Tahun 2021 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup
- Kewajiban pencatatan dan pelaporan hasil uji kualitas efluen
Kepatuhan terhadap regulasi ini sangat penting untuk menghindari sanksi administratif dan hukum.
Manfaat Menggunakan Jasa Perawatan STP Profesional
Menggunakan jasa perawatan STP profesional memberikan keuntungan:
- Ditangani oleh teknisi berpengalaman
- Jadwal maintenance terstruktur
- Analisa masalah dan solusi cepat
- Biaya operasional lebih efisien
- Sistem STP selalu siap diaudit
Tips Optimasi Perawatan STP
Beberapa tips agar perawatan STP lebih optimal:
- Gunakan SOP tertulis untuk operator
- Lakukan pelatihan rutin operator STP
- Simpan log sheet harian dan bulanan
- Gunakan spare part berkualitas
- Lakukan audit kinerja secara berkala
Kesimpulan:Â Perawatan Sewage Treatment Plant bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi investasi penting untuk menjaga kinerja, efisiensi, dan kepatuhan lingkungan. Dengan perawatan yang tepat dan terjadwal, STP dapat beroperasi secara optimal, ramah lingkungan, dan berumur panjang.
🔧 Butuh jasa perawatan STP yang profesional dan terpercaya?
Kami menyediakan layanan maintenance/ perawatan STP harian, bulanan, dan tahunan untuk gedung, hotel, apartemen, dan kawasan komersial.
📞 Hubungi tim teknis kami sekarang untuk konsultasi dan penawaran terbaik.
 Artikel terkait:
Apa Itu Sewage Treatment Plant (STP)? Pengertian, Fungsi
Jenis-Jenis Teknologi Sewage Treatment Plant (STP)
7 Keunggulan IPAL Bioseptic Tank
Zat Organik pada IPAL
Sludge Retention Time pada Proses Activated Sludge
Perbandingan MBBR, SBR, dan MBR untuk Teknologi STP
Manfaat Memiliki IPAL untuk Perumahan Komersil
Checklist Perawatan Sewage Treatment Plant (STP) – Harian & Bulanan
Checklist Perawatan STP Harian
Perawatan harian bertujuan memastikan sistem STP berjalan normal dan mendeteksi gangguan sejak dini.
| No | Komponen | Aktivitas Pemeriksaan | Standar Normal | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Inlet & Screening | Bersihkan sampah dan padatan | Aliran lancar | Catat bila terjadi sumbatan |
| 2 | Grease Trap | Cek penumpukan lemak | Tidak ada lemak berlebih | Wajib untuk STP gedung dengan dapur |
| 3 | Equalization Tank | Cek level air & agitasi | Level stabil | Hindari overflow |
| 4 | Pompa Limbah | Cek suara & getaran | Normal, tidak bising | Indikasi bearing/impeller |
| 5 | Blower Aerasi | Cek tekanan udara | Sesuai desain | Tekanan rendah → diffuser tersumbat |
| 6 | Tangki Biologis | Cek bau & warna air | Tidak menyengat | Bau → DO rendah |
| 7 | DO (Dissolved Oxygen) | Ukur DO | 2–4 mg/L | Penting untuk mikroorganisme |
| 8 | Clarifier | Cek pengendapan lumpur | Jernih di outlet | Lumpur naik → resirkulasi |
| 9 | Disinfeksi | Cek dosis desinfektan | Sesuai SOP | Pastikan bakteri patogen mati |
| 10 | Panel Listrik | Cek indikator & alarm | Normal | Catat error jika ada |
Checklist Perawatan STP Mingguan
Perawatan mingguan bertujuan menjaga kinerja mekanikal dan biologis.
| No | Komponen | Aktivitas | Standar | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Screen & Grease Trap | Pembersihan menyeluruh | Bersih | Limbah dikumpulkan |
| 2 | Diffuser Aerasi | Cek distribusi udara | Merata | Jika tidak, lakukan flushing |
| 3 | Pompa | Cek seal & kebocoran | Tidak bocor | Segera perbaiki bila bocor |
| 4 | Root Blower | Cek filter udara | Bersih | Bersihkan/ganti |
| 5 | pH Limbah | Pengukuran pH | 6–9 | Koreksi bila menyimpang |
| 6 | Lumpur Aktif | Cek visual MLSS | Normal | Indikasi mikroba sehat |
| 7 | Pipa & Valve | Cek kebocoran | Tidak bocor | Periksa sambungan |
Checklist Perawatan STP Bulanan
Perawatan bulanan fokus pada stabilitas proses dan keandalan peralatan.
| No | Komponen | Aktivitas | Standar | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Tangki STP | Pengurasan lumpur berlebih | Sesuai desain | Hindari penumpukan |
| 2 | Root Blower | Pelumasan bearing | Sesuai manual | Gunakan grease sesuai spesifikasi |
| 3 | Pompa Limbah | Cek impeller & bearing | Tidak aus | Ganti jika perlu |
| 4 | Media Biofilter | Cek kondisi media | Tidak rusak | Bersihkan bila tersumbat |
| 5 | Panel Kontrol | Cek kontaktor & relay | Normal | Kencangkan koneksi |
| 6 | Alat Ukur | Kalibrasi pH meter / DO meter | Akurat | Minimal 1x/bulan |
| 7 | Filtrasi | Backwash / ganti media | Optimal | Tergantung beban |
| 8 | Uji Laboratorium | Sampling efluen | Sesuai baku mutu | Simpan hasil uji |
Parameter Wajib Dicatat dalam Log Sheet STP
Untuk audit dan kepatuhan regulasi, operator wajib mencatat:
- Debit influen & efluen
- pH, DO, suhu
- Jam operasi pompa & root blower
- Volume lumpur yang dibuang
- Hasil uji laboratorium
Manfaat Checklist Perawatan STP
✔ Mencegah kerusakan dini
✔ Menjaga kualitas air olahan
✔ Mempermudah audit lingkungan
✔ Menurunkan biaya operasional
✔ Memastikan kepatuhan regulasi
Kesesuaian dengan Regulasi
Checklist ini mendukung kepatuhan terhadap:
- PermenLHK No. 68 Tahun 2016
- PP No. 22 Tahun 2021
- Persyaratan pemantauan dan pelaporan kualitas efluen





