Apa Itu Multimedia Filtrasi? Fungsi, Cara Kerja, dan Manfaatnya
Multimedia Filtrasi atau Multimedia Filter (MMF) adalah sistem penyaringan air menggunakan beberapa jenis media filter dengan ukuran dan karakteristik berbeda untuk menghilangkan kekeruhan, lumpur, pasir, koloid, serta partikel tersuspensi (TSS) dalam air. Teknologi ini banyak diterapkan pada Water Treatment Plant (WTP), sistem air bersih, hotel, gedung komersial, dan industri karena mampu menghasilkan air jernih dengan kualitas stabil. Kami membahas apa itu multimedia filtrasi, fungsi, cara kerja, komponen utama, serta manfaatnya dalam sistem pengolahan air.
✅ Apa Itu Multimedia Filtrasi?
Multimedia Filtrasi merupakan metode penyaringan air yang menggunakan lebih dari satu lapisan media dalam satu tangki filter. Berbeda dengan sand filter konvensional yang hanya menggunakan satu jenis media, multimedia filter terdiri dari 3–4 lapisan media sehingga proses penyaringan menjadi lebih efektif dan mampu menurunkan TSS dan turbidity hingga level sangat rendah.
Lapisan media disusun berdasarkan ukuran partikelnya, dari yang paling besar di bagian atas hingga paling halus di bagian bawah.
🎯 Fungsi Multimedia Filtrasi
Sistem Multimedia Filtrasi berfungsi untuk:
- Menurunkan tingkat kekeruhan (turbidity)
- Menghilangkan pasir, lumpur, dan koloid
- Mengurangi kandungan TSS (Total Suspended Solids)
- Menghilangkan bau, warna, dan rasa (opsional dengan karbon aktif)
- Menjadi pre-treatment sebelum UF, RO, softener, dan demineralisasi
- Menstabilkan kualitas air sebelum masuk ke proses lanjutan
Dengan fungsi tersebut, multimedia filter menjadi tahap awal paling penting dalam Water Treatment Plant untuk menghasilkan air bersih berkualitas.
🧱 Komponen Utama Multimedia Filtrasi
Berikut komponen penting dalam sistem Multimedia Filter:
| Komponen | Fungsi |
|---|---|
| Pressure Vessel / Tangki Filter | Wadah tempat media filtrasi |
| Lapisan Media Filtrasi | Menyaring kontaminan berdasarkan ukuran |
| Underdrain / Nozzle | Mencegah media terbawa saat backwash |
| Pipa & Valve System | Mengatur aliran filtrasi, backwash, dan rinsing |
| Pressure Gauge | Mengukur tekanan untuk memantau kondisi media |
| Control Head (Manual/Automatic) | Mengatur mode proses filtrasi & backwash |
🧱 Jenis Lapisan Media pada Multimedia Filtrasi
Susunan media yang umum digunakan:
- Anthracite → Menyaring partikel kasar dan memperpanjang run-time filter
- Silica Sand / Pasir Silika → Menyaring partikel berukuran sedang
- Garnet → Media paling halus untuk penyaringan akhir
- (Opsional) Activated Carbon → Menyerap bau, warna, dan klorin
Susunan ini memungkinkan proses penyaringan bertingkat yang lebih maksimal.

⚙️ Cara Kerja Multimedia Filtrasi
Proses kerja multimedia filter terdiri dari tiga tahapan utama:
1. Filtration (Proses Penyaringan)
Air baku dialirkan ke dalam tangki dan melewati seluruh lapisan media dari atas ke bawah. Kotoran tertahan pada setiap lapisan sesuai ukuran partikelnya. Air bersih keluar melalui bagian bawah menuju proses berikutnya.
2. Backwash (Pencucian Media)
Ketika media mulai jenuh dengan kotoran, tekanan meningkat dan filtrasi menjadi tidak optimal. Maka dilakukan backwash dengan membalikan aliran air dari bawah ke atas untuk mengangkat media dan melepaskan kotoran.
3. Rinsing (Pembilasan)
Setelah backwash, dilakukan pembilasan cepat agar media kembali padat tersusun normal dan hasil penyaringan stabil saat digunakan kembali.
⭐ Manfaat Multimedia Filtrasi
| Manfaat | Penjelasan |
|---|---|
| Menurunkan kekeruhan air secara signifikan | Air lebih jernih dan layak proses |
| Meningkatkan efisiensi proses lanjutan | Melindungi UF, RO, dan peralatan downstream |
| Menghemat biaya operasional | Mengurangi fouling pada filtrasi berikutnya |
| Perawatan mudah & biaya rendah | Hanya membutuhkan backwash rutin |
| Umur media panjang | 1–3 tahun tergantung kualitas air baku |
🏭 Aplikasi Multimedia Filtrasi
Sistem Multimedia Filter digunakan pada:
- Water Treatment Plant (WTP)
- Sistem air bersih hotel, apartemen & rumah sakit
- Industri makanan & minuman
- Pre-treatment sebelum UF dan RO
- Pengolahan air minum (AMDK, PDAM)
- IPAL & STP sebagai polishing filter
- Boiler feed water & cooling tower
Kesimpulan: Multimedia Filtrasi adalah metode penyaringan air menggunakan beberapa lapisan media untuk menurunkan kekeruhan, TSS, dan kotoran dalam air. Dengan prinsip kerja filtrasi, backwash, dan rinsing, teknologi ini sangat efektif digunakan sebagai tahap pre-treatment dalam Water Treatment Plant untuk menghasilkan air bersih yang stabil, jernih, dan berkualitas.
🎯 Ingin Memasang Multimedia Filter untuk Sistem Pengolahan Air?
Kami menyediakan:
✅ Paket Multimedia Filter berbagai kapasitas
✅ Desain custom sesuai kebutuhan industri dan gedung
✅ Sistem manual, semi otomatis, dan full otomatis
✅ Layanan supply – instalasi – commissioning – maintenance
📨 Tertarik Konsultasi dan Dapatkan Penawaran Harga?
Cek halaman: Multimedia Filter
Hubungi Kami Sekarang: Klik pada icon WA untuk terhubung langsung
Artikel terkait:
Inovasi Teknologi Multimedia Filtration
Pemilihan Material dalam Desain Sistem Multimedia Filtrasi





