Surowater

Home / Water treatment / 7 Tips Memilih Sistem Demineralisasi

7 Tips Memilih Sistem Demineralisasi

7 Tips Memilih Sistem Demineralisasi Agar Sesuai Kebutuhan dan Budget

Memilih sistem demineralisasi air tidak bisa asal murah atau asal besar kapasitasnya. Karena jika salah memilih, biaya operasional bisa membengkak, kualitas air tidak sesuai target, bahkan peralatan seperti boiler, chiller, RO, dan mesin produksi dapat mengalami kerusakan akibat kerak (scaling), korosi, dan kontaminasi mineral. Kami membahas 7 tips memilih sistem demineralisasi agar benar-benar sesuai kebutuhan proses, kualitas air yang diinginkan, dan tetap aman untuk budget investasi (CAPEX) maupun biaya operasional (OPEX).


Apa Itu Sistem Demineralisasi Air?

Sistem demineralisasi (demin water system) adalah rangkaian pengolahan air yang bertujuan menghilangkan mineral terlarut seperti:

  • Kalsium (Ca)
  • Magnesium (Mg)
  • Natrium (Na)
  • Silika (SiOβ‚‚)
  • Klorida (Cl)
  • Sulfat (SOβ‚„)
  • Bikarbonat (HCO₃)

Hasilnya adalah air demineral / air demin dengan nilai TDS sangat rendah dan biasanya memiliki parameter penting seperti:

  • Conductivity rendah
  • Hardness mendekati 0
  • Silika rendah
  • pH stabil sesuai aplikasi

Sistem ini banyak digunakan untuk boiler feed water, industri farmasi, makanan-minuman, laboratorium, pembangkit listrik, hingga proses manufaktur.


7 Tips Memilih Sistem Demineralisasi Agar Tepat dan Hemat Budget

1) Tentukan Target Kualitas Air (Jangan Cuma Kapasitas!)

Kesalahan paling sering adalah hanya fokus pada kapasitas (mΒ³/jam atau LPH), padahal kualitas air output jauh lebih penting.

Tentukan target berdasarkan kebutuhan:

βœ… Untuk boiler β†’ conductivity rendah, hardness nol, silika rendah
βœ… Untuk RO feed β†’ kualitas stabil agar membran awet
βœ… Untuk proses produksi β†’ butuh spesifikasi khusus sesuai standar industri

Parameter yang umum ditentukan:

  • TDS (Total Dissolved Solids)
  • Conductivity (Β΅S/cm)
  • Silika (ppm)
  • Hardness (ppm CaCO₃)
  • pH

πŸ“Œ Tips hemat budget:
Jika target terlalu tinggi (misalnya setara ultrapure water), maka sistem akan jauh lebih mahal. Tentukan standar yang benar-benar dibutuhkan.


2) Cek Data Air Baku (Raw Water) dengan Uji Lab

Sistem demineral terbaik tetap bisa gagal jika raw water tidak sesuai asumsi desain.

Minimal data yang wajib dicek:

  • TDS
  • Hardness
  • Alkalinity
  • Iron (Fe) & Manganese (Mn)
  • Turbidity / TSS
  • Silika
  • pH

πŸ“Œ Kenapa ini penting?
Karena desain demineralisasi sangat tergantung pada kandungan mineral. Air baku berbeda = konfigurasi sistem berbeda.


3) Pilih Teknologi Demineralisasi yang Sesuai Kebutuhan

Ada beberapa pilihan teknologi demineralisasi water treatment, masing-masing punya kelebihan dan budget berbeda.

Opsi sistem yang umum:

A. Softener + RO (Reverse Osmosis)

  • Cocok untuk banyak industri
  • Investasi sedang, OPEX stabil
  • Hasil bagus untuk boiler menengah

B. RO Double Pass

  • Kualitas lebih tinggi dibanding single pass
  • Cocok untuk kebutuhan conductivity rendah

C. Mixed Bed Resin / Mixed Bed Polisher

  • Kualitas sangat tinggi (conductivity sangat rendah)
  • Cocok untuk final polishing

D. Ion Exchange Demineralisasi (Cation–Anion)

  • Banyak digunakan untuk kapasitas besar
  • Butuh regenerasi kimia (HCl & NaOH)

πŸ“Œ Tips hemat budget:
Untuk kebutuhan umum, seringkali RO + Mixed Bed lebih efisien daripada full ion exchange besarβ€”tergantung kapasitas dan kualitas air baku.


4) Hitung Biaya Operasional (OPEX) Sejak Awal

Banyak sistem terlihat murah saat pembelian, tapi mahal saat digunakan.

Biaya operasional demineralisasi biasanya terdiri dari:

  • Konsumsi listrik pompa
  • Chemical (antiscalant, NaOCl, SMBS, acid/caustic)
  • Penggantian resin (jika ada)
  • Penggantian membran RO
  • Air buangan (reject)
  • Cartridge filter & media filter

πŸ“Œ Tips penting:
Mintakan estimasi OPEX per bulan/per mΒ³ air demin, bukan hanya harga unit.


5) Pastikan Ada Tahap Pre-Treatment yang Benar

Sistem demineralisasi akan cepat bermasalah jika tidak dilindungi pre-treatment yang sesuai.

Pre-treatment umum sebelum demineralisasi:

  • Multimedia Filter (MMF)
  • Activated Carbon Filter (ACF)
  • Softener (mengurangi hardness)
  • Cartridge Filter 5 micron
  • Dosing antiscalant

πŸ“Œ Manfaat pre-treatment yang tepat:
βœ… Membran RO lebih awet
βœ… Resin lebih tahan lama
βœ… Fouling dan scaling berkurang
βœ… Biaya maintenance lebih rendah


6) Sesuaikan Kapasitas dengan Pola Pemakaian (Peak vs Average)

Jangan sampai sistem terlalu kecil (air kurang), atau terlalu besar (boros investasi).

Tentukan kebutuhan berdasarkan:

  • Kebutuhan harian (mΒ³/hari)
  • Kebutuhan jam puncak (peak hour)
  • Jam operasi (8 jam, 16 jam, 24 jam)
  • Kebutuhan tangki storage

πŸ“Œ Strategi hemat budget:
Gunakan kombinasi:

  • Demineralisasi kapasitas sedang
    • tangki air demin

7) Pilih Vendor yang Bisa Desain + Instalasi + After Sales

Sistem demineralisasi bukan hanya produk, tapi sistem engineering.

Vendor yang baik biasanya menyediakan:

  • Survey lokasi & konsultasi teknis
  • Desain PFD/P&ID sederhana
  • Spesifikasi pompa, panel, dan instrument
  • SOP operasi & training operator
  • Garansi & layanan sparepart

πŸ“Œ Tips anti salah pilih:
Jangan hanya membandingkan harga unit, tetapi bandingkan:

  • Kualitas komponen
  • Konsumsi listrik
  • Recovery RO
  • Sistem kontrol (manual/otomatis)
  • Kemudahan maintenance

Kesalahan Umum Saat Membeli Sistem Demineralisasi

Berikut kesalahan yang sering terjadi:

❌ Membeli sistem tanpa data uji air baku
❌ Memilih kapasitas besar tapi tidak sesuai kebutuhan
❌ Mengabaikan pre-treatment (akhirnya membran cepat rusak)
❌ Tidak menghitung biaya chemical & reject water
❌ Tidak ada layanan after sales dan teknisi


Kesimpulan: Memilih sistem demineralisasi air harus berdasarkan target kualitas air, data raw water, kapasitas pemakaian, teknologi yang tepat, serta perhitungan biaya operasional. Dengan mengikuti 7 tips memilih sistem demineralisasi agar sesuai kebutuhan dan budget, Anda bisa mendapatkan sistem yang efisien, awet, dan hasil air stabil untuk proses industri maupun fasilitas komersial.


Konsultasi Sistem Demineralisasi Sesuai Budget Anda

Jika Anda sedang mencari:

βœ… Paket sistem demineralisasi air untuk boiler, industri, atau gedung
βœ… Desain RO + Mixed Bed atau Ion Exchange Demin
βœ… Upgrade sistem lama agar lebih hemat biaya operasional
βœ… Perhitungan kapasitas & estimasi OPEX

πŸ“© Silakan kirim kebutuhan Anda sekarang (kapasitas + aplikasi + lokasi), dan kami bantu rekomendasikan sistem paling sesuai kebutuhan dan budget.

Klik icon WA untuk terhubung langsung dengan Kami.


Artikel Terkait:

πŸ‘‰ Apa Itu Demineralisasi Air dan Bagaimana Cara Kerjanya?
πŸ‘‰ Apa Saja Ion yang Dihilangkan oleh Sistem Demineralisasi?
πŸ‘‰ Perbedaan Air RO dan Air Demin
πŸ‘‰ Kegunaan Air Demineral dalam Industri Farmasi
πŸ‘‰ Perbedaan Antara Demineralisasi, Deionisasi, dan Distilasi
πŸ‘‰ Tips Menentukan Sistem Deionisasi Agar Tepat Guna
πŸ‘‰ Berapa TDS Air Demineral?
πŸ‘‰ Apa Penyebab TDS Tinggi?
πŸ‘‰ Jenis-Jenis Ion Exchange Resins

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *